BRMP Papua Barat Lakukan Koordinasi Penangkaran Benih Padi di Distrik Prafi
Manokwari, 15 Januari 2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua Barat melaksanakan kegiatan koordinasi penangkaran benih padi di Distrik Prafi, Kampung Udapi Hilir. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan perbenihan dan peningkatan produksi benih padi bermutu di Papua Barat.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala BRMP Papua Barat, didampingi oleh BPP Prafi, serta dihadiri oleh para petani yang tergabung dalam kelompok tani (Poktan) yang ada di kampung Udapi Hilir. Koordinasi difokuskan pada perencanaan kegiatan perbenihan, penetapan CPCL (Calon Petani Calon Lokasi), mekanisme pendampingan teknis, serta rencana varietas yang akan dikembangkan.
Varietas padi yang akan dikembangkan masih dalam tahap diskusi, dengan beberapa rencana varietas yang diusulkan antara lain Inpari 32, Inpari 47, Inpari 30, dan Inpara.
Dalam diskusi petani juga menyampaikan pentingnya pendampingan dari BRMP selama proses penangkaran guna menjamin mutu benih yang dihasilkan. Selain itu, disosialisasikan sejumlah persyaratan perbenihan, antara lain lokasi mudah diakses, lahan tidak endemik penyakit, penerapan isolasi jarak dan waktu tanam, sistem penanaman teratur, pengendalian gulma, pelaksanaan roguing (pembuangan tanaman menyimpang), kebersihan benih, serta panen pada saat matang fisiologis.
Melalui kegiatan koordinasi ini, BRMP Papua Barat berharap penangkaran benih padi di Distrik Prafi dapat berjalan optimal, menghasilkan benih unggul bermutu, serta mendukung ketersediaan benih bagi petani di Papua Barat.